Mengenal siklus hidup nama domain

Karena kita belajar VPS dan cukup sering digunakan untuk hosting website maka salah satu komposisi vitalnya adalah nama domain supaya bisa diakses dari browser, lebih mudah dikenal pengunjung jadinya. Nah… kalau anda pernah mencari sebuah nama domain yang bagus atau unik atau menarik atau apa sajalah yang membuat anda ingin membelinya biasanya saat dicek hasilnya adalah tersedia atau tidak. Sebenarnya ada yang lebih spesifik lagi. 🙂

Jadi pada anda saat cek Whois dari nama domain yang anda inginkan dengan TLDnya (bisa .com, .net, .org dan seterusnya) akan muncul berbagai macam kode status yang menjelaskan kepemilikan atau sedang dalam tahap apa pada siklusnya. Dan sekarang saya akan mengenalkan apa maksudnya. 🙂

  1. Available – Cukup mudah, nama domain tersebut tersedia. Bisa langsung diangkut kalau sudah yakin. 🙂
  2. Registered – Kabar buruk, nama domainnya sudah dimiliki orang lain. Silahkan cari TLD atau ccTLD lain kalau masih ingin nama yang persis.
  3. Expired – Nama domain tersebut tidak diperpanjang oleh pemiliknya, entah lupa atau memang dilepaskan. Tapi bukan berarti anda bisa langsung mendaftarkannya.
  4. Grace Period – Batas waktu toleransi setelah domain tersebut sudah kadaluarsa. Oleh si pemilik masih bisa diextend kalau mau. Siapa tahu berubah pikiran. Seingat saya sekitar 45 hari sejak tanggal expirednya.
  5. Redemption Period – Sedangkan ini adalah batas waktu pengampunan terakhir untuk pemilik nama domain untuk mendapatkannya kembali. Bukan dengan harga sama, bisa sampai 10 kali lipat harga domainnya malah. Setahu saya ini masanya 30 hari.
  6. Hold Period – Tahap terakhir sebelum nama domain tersebut dilepaskan dan bisa dibeli oleh umum. Antara 3-7 hari dari pengalaman saya.

Kalau anda mengincar domain milik orang lain dan ternyata expired maka jumlah harinya sekitar 90 harian sampai kembali ke sistem. Saran saya begitu masuk 80 hari rutin – rutinlah cek Whoisnya setiap hari atau lebih sering lagi, manual memang kecuali anda mau pakai jasa backorder domain. Dan berharaplah anda sendirian yang berusaha mendapatkannya atau setidaknya saingannya tidak banyak. 🙂

2 pemikiran pada “Mengenal siklus hidup nama domain

Tinggalkan komentar