CMS | Linux

Menggantikan WP-Cron dengan yang asli

Kalau anda sudah cari tahu soal wp-cron berarti trafik website WordPress anda sudah cukup tinggi, dan memang ini bisa dioptimalkan supaya tidak membebani kinerja server. Hasilnya memang relatif, tapi setiap proses yang bisa dipangkas jelas akan membantu.

Apa itu WP-Cron?

WP-Cron sendiri adalah fitur dari WordPress untuk meniru fungsi cron yang ada di Linux, dimanfaatkan untuk menjalankan perintah/tugas secara terjadwal. Tapi jelas bergantung dengan PHP eksekusinya, karena filenya wp-cron.php.

Yang jadi masalah, untuk pengecekan jadwalnya itu bukan berdasarkan waktu tapi setiap halaman situs dibuka. Jadi bisa dibayangkan kalau dalam satu waktu ada 100 orang yang mengakses, ya dicek 100 kali sekaligus. Tidak efisien kan? Ga kaget kalau bisa timed out nantinya.

Mematikan WP-Cron

Langkah pertama untuk meringankan kerja WordPress bisa dimulai dari mematikan fitur wp-cron ini, bisa mengedit file wp-config.

Dari potongan kode ini

/* Hidup/matikan WP-Cron @servernesia */
define('DISABLE_WP_CRON', true);

Cari posisi baris kode dibawah dan letakkan sebelumnya.

/* That's all, stop editing! Happy publishing. */

Menghidupkan WP-Cron

Sedangkan untuk menghidupkannya jelas mudah, tinggal dibalik saja atau malah hapus kode yang kita tambahkan tadi.

/* Hidup/matikan WP-Cron @servernesia */
define('DISABLE_WP_CRON', false);

/* That's all, stop editing! Happy publishing. */

Menjalankan WP-Cron manual

Setelah dimatikan jelas segala tugas terjadwal di WordPress akan tidak berfungsi, ini bisa fatal akibatnya. Tapi kita bisa memanggil wp-cron secara manual kok.

Silahkan akses lewat browser urlnya:

https://nama_domain.com/wp-cron.php?doing_wp_cron

Tapi ini jelas bukan solusi, fungsi penjadwalan kan untuk mengotomatisasi fungsi dan tugas dalam CMS WordPress. Jangan kaget kalau ada masalah kemudian kalau dibiarkan nonaktif wp-cronnya.

Menggantikan WP-Cron dengan cron asli

Kembali ke awal, karena server hosting (baik shared maupun VPS) umumnya pakai sistem operasi Linux maka akan lebih optimal kalau kita langsung pakai cron yang asli saja. Bukan kwnya. 😀

Berikut kodenya untuk memanggil wp-cron dengan cron

wget -q -O - https://nama_domain.com/wp-cron.php?doing_wp_cron >/dev/null 2>&1

Ditaruh mana kodenya? Kalau pakai shared hosting dan pakai cPanel atau DirectAdmin cek saja di panelnya menu cron. Nanti isikan kode diatas, dan waktunya bebas sebenarnya tapi saran saya antara 1 sampai 5 menit sekali dijalankan.

Kalau pakai VPS jelas langsung edit cron saja.

Ini kalau mau dieksekusi setiap 1 menit:

* * * * * wget -q -O - https://nama_domain.com/wp-cron.php?doing_wp_cron >/dev/null 2>&1

Sedangkan ini yang 5 menit:

*/5 * * * * wget -q -O - https://nama_domain.com/wp-cron.php?doing_wp_cron >/dev/null 2>&1

Alternatifnya bisa pakai layanan pihak ketiga, jadi url diatas dimuat dari luar bukan pakai alat dari dalam servernya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *