Instalasi Nginx dari source code pada Ubuntu

Dari beberapa pertanyaan yang masuk tampaknya banyak yang suka menggunakan Nginx terbaru dengan cara compile dari source code. Tidak ada yang salah sih, kalau benar – benar ingin bleeding edge maka jelas repository kalah cepat. Cuma karena terlalu baru dan sangat manual ini bisa jadi masalah, bisa di kompatibilitas atau fiturnya kurang lengkap.

Read more

Mengatasi Address family not supported by protocol

Hari libur begini saya ingin membahas yang ringan – ringan saja. 😀 Seperti biasa ada VPS baru yang akan dipasang Nginx dan kawan – kawannya. Eh pas proses instalasi lha kok malah muncul error:

nginx: [emerg] socket() [::]:80 failed (97: Address family not supported by protocol)

Setelah saya baca dan ingat – ingat memang mainan baru saya ini jenis VPS dual stack, yang mestinya ada IPv4 dan IPv6 aktif.

Read more

Apakah Nginx perlu dijalankan sebagai root?

Setelah dapat pertanyaan dari mas Hartono soal masalah pada pemasangan Let’s Encryptnya yang error saya baru sadar masih banyak yang belum saya tahu. 😀 Asumsi saja kalau memang seperti itu caranya untuk hal sesederhana install Nginx + SSL yang sering saya lakukan. Ternyata teknisnya baru paham kemarin. Trims untuk pertanyaannya mas, menambah ilmu juga buat saya. 😀

Read more

Cara menghapus Nginx dengan tuntas

Pagi ini agak sibuk bantuin teman yang ingin migrasi dari Nginx ke Nginx. Lho? Tidak salah baca kok. Hehe. 😀 Jadi sebelumnya dia pakai Nginx yang diinstall dari source code, versi jadul banget tapi waktu itu butuh karena fiturnya (sudah lupa) belum ada yang mainline. Sekarang sekalian peremajaan software diniatkan untuk menggunakan repository saja, supaya lebih mudah maintenancenya.

Read more