VPS seumur hidup. Apakah mungkin?

Kadang saya mendapatkan email menanyakan bagaimana kualitas suatu provider VPS. Yang pasti jawaban saya sangatlah subjektif, misalkan saya pernah memakainya akan saya jelaskan plus minusnya dari pengalaman. Kalau belum pernah tapi tahu reputasinya akan saya jabarkan juga. Sedangkan untuk kategori yang namanya masih asing saya cuma bisa sarankan Google saja. 😀

Tapi ada 1 jenis provider yang membuat orang bisa terjebak. Mungkin anda dapat rekomendasi pakai CloudAtCost, yang kalau bisa bayar sekali untuk seumur hidup VPSnya ngapain harus (keluar uang) setiap bulan? Jawabannya cuma: kualitas produk dan pelayanan.

Tapi mas, CloudAtCost kok mampu menawarkannya? Kalau masih penasaran bisa kok dibeli 1, dan coba saja gunakan. Kalau anda bisa beraktivitas didalamnya, maka saya ucapkan selamat, berarti dapat yang node masih bagus. Tapi siap – siap kedepannya performanya tidak stabil. Ini bukan saya menakut – nakuti, berdasarkan review kenalan yang mencoba dan sisanya hasil Google akan menyimpulkan hal yang sama.

Salah satu kasus kontroversialnya sekarang adalah masalah billing, VPSnya benar bayar sekali, tapi sekarang katanya ada biaya maintenance $9 per tahun untuk perawatan layanan.

Terus bagaimana kalau ingin VPS selamanya?

  • Pernah saya singgung sekilas di pembahasan VPS gratis, ada yang harus berusaha memperpanjang setiap bulan dengan syaratnya yang mudah atau dari nama besar seperti Google.
  • Alternatifnya adalah mendapatkan sponsor VPS. Kalau ini tergantung apa timbal balik yang bisa anda berikan ke providernya.
  • Atau lewat promosi afiliasi seperti DigitalOcean atau Vultr. Yang creditnya bisa dibuat bayar tagihan VPSnya sendiri.

Sebagai penutup. Kadang orang lupa, sebuah server walaupun virtual itu membutuhkan sumber daya fisik. Minimal hardware servernya, beli bandwidth/konektivitas dari data center, listrik, lisensi software dan tentu saja gaji karyawannya. Ini tentu saja tidak mungkin gratis. Murah masih mungkin. Jadi kalau mau selamanya itu harus diperhatikan track record providernya apakah selama ini bersih dari dosa.

2 pemikiran pada “VPS seumur hidup. Apakah mungkin?

  1. Halo mas Chandra,

    Mau nanya, Menurut penglaman mas, kalau transfer file antara VPS pakai perintah SCP atau WGET itu, apa akan mengurangi kuota internet (bukan bandwidth) di kita , sama halnya ketika ketika download file dari internet ??

    makasih.

    • Ya tidak mas. Kan dari VPS ke VPS langsung.

      Kalau mas melihat prosesnya lewat SSH ya cuma teks yang berubah itu yang dihitung. Tampilan progressnya bukan transfer datanya.

Tinggalkan komentar