Cara mengganti port Apache

Apache merupakan salah satu software web server paling populer digunakan dan bisa dikatakan lebih mudah dalam settingnya juga. Karena memang sangat kompatibel dengan berbagai macam script dan CMS maka tidak salah dijadikan pilihan utama untuk hosting website. Tapi untuk melayankan konten statis ada yang menambahkan Nginx didepannya untuk reverse proxy yang performanya sudah dikenal lebih baik dibandingkan yang lain.

Karena Apache sendiri aktif di port 80 untuk melayani permintaan HTTP maka kita perlu mengubahnya, contohnya ke port 8080 dan nanti Nginx akan aktif di port 80 menggantikan Apache.

Langkah pertama adalah mengedit file konfigurasi Apache:

  • RHEL/CentOS/Fedora
    nano /etc/httpd/conf/httpd.conf
  • Debian/Ubuntu/Mint
    nano /etc/apache2/ports.conf
  • XAMPP
    C:\xampp\apache\conf\httpd.conf

Nah… cari didalamnya bagian Listen:

#
# Listen: Allows you to bind Apache to specific IP addresses and/or
# ports, in addition to the default. See also the 
# directive.
#
# Change this to Listen on specific IP addresses as shown below to
# prevent Apache from glomming onto all bound IP addresses (0.0.0.0)
#
#Listen 12.34.56.78:80
Listen 80

atau

# If you just change the port or add more ports here, you will likely also
# have to change the VirtualHost statement in
# /etc/apache2/sites-enabled/000-default

NameVirtualHost *:80
Listen 80

<IfModule mod_ssl.c>
    # SSL name based virtual hosts are not yet supported, therefore no
    # NameVirtualHost statement here
    Listen 443
</IfModule>

Silahkan ubah angka 80 menjadi angka yang lain, seperti 8080. Dari virtual host juga bisa ganti portnya per situs, jadi tidak berlaku secara global.

Setelah itu silahkan restart Apache agar konfigurasi barunya diterapkan:

service httpd restart

Semoga bermanfaat. 🙂

2 pemikiran pada “Cara mengganti port Apache

    • Saya bukan dukun mas. 🙂

      Dijelaskan dulu, mas pakai stack Apache seperti apa? Versi? Di Windows atau Linux? Ada pesan error?

Tinggalkan komentar