Saya sedang mengujicoba pemasangan sertifikat SSL pada website klien yang dihosting dalam Nginx. Setelah berhasil diverifikasi kalau koneksi HTTPSnya lancar jaya maka tahap selanjutnya adalah mulai mengalihkan trafik pengunjung yang biasa (HTTP) ke yang diamankan (HTTPS). Solusinya menurut saya malah lebih sederhana dan elegan dibandingkan Apache dan OpenLiteSpeed.

Ya, ternyata sangat mudah sekali. Silahkan edit konfigurasi virtual host websitenya, kalau masih default berarti ada di /etc/nginx/conf.d/:

nano /etc/nginx/conf.d/servernesia.com

Jangan lupa sesuaikan apa nama file konfigurasi virtual hostnya ya, diatas cuma contoh saja. 🙂

Dan kemudian adaptasikan blok server didalamnya dengan kode berikut:

server {
       listen         80;
       server_name    servernesia.com www.servernesia.com;
       return         301 https://$server_name$request_uri;
}

Ya, tidak perlu pengenalan pola url dengan regex tapi cukup Nginx akan mengembalikan versi HTTPS dari halaman yang diminta. Juga diberi kode 301 yang menandakan redirect url ini bersifat permanen, jadi Google akan mengenali url barunya dan menggantikannya dalam hasil perncarian. Jadi bagi yang khawatir akan masalah indeks dan SEO sudah aman disini. Oh ya, tentu gantikan isi server_name dengan nama domain anda ya.

Semoga bermanfaat. 🙂