Cara blokir UC Browser di Nginx

Ada satu email yang masuk menanyakan bagaimana caranya memblokir pengunjung yang menggunakan UC Browser pada web server Nginx. Terus terang saya heran kok si penanya anti banget dengan browser Android ini dan sampai ingin membatasi aksesnya. Ternyata alasannya sederhana tapi penting bagi pemilik website, fitur AdBlock aktif secara default dan ini bisa mengurangi pendapatan dari iklan secara signifikan.

Sebelumnya saya sudah pernah membahas cara blokir pengunjung berdasarkan user-agentnya, tapi ini dengan asumsi anda sudah tahu apa kode yang digunakan dalam identifikasi browsernya. Bisa dikatakan tutorial kali ini adalah demonstrasinya langsung tapi dengan tujuan UC Browser.

Anda bisa menambahkan kode dibawah dalam blok http{} di konfigurasi Nginx atau dalam blok server{} pada konfigurasi Virtual Hostnya:

if ($http_user_agent ~* (UCWEB|UCBrowser)) {
        return 403;
    }

Sedang parameter ~* fungsinya perbandingan user-agent akan dilakukan secara case insensitive, atau sederhananya huruf besar dan kecil sama saja. Intinya kalau mengandung salah satu tulisan diatas akan langsung diblokir dan muncul kode 403 Forbidden. Tentu saja anda bisa menggantinya, misal diredirect ke halaman pesan kenapa kok diblokir.

Dari penelusuran saya agen pengguna untuk UC Browser cuma ada 2 itu dan variannya yang mirip, tapi bisa dibaca dokumentasi resminya. Siapa tahu ada update lagi kedepannya.

6 pemikiran pada “Cara blokir UC Browser di Nginx”

  1. Hahaha emang UC browser sengke bgt…

    Btw maaf oot lagi bang,
    1. mau tanya kira” OpenLitespeed Jalan tidak di cloudlinux?

    2. ane kan install Engintron tapi tidak jalan di web yg menggunakan cloudflare..

    makasih bang 😀

    • Haha 😀 , baca – baca di internet tampaknya banyak yang jengkel karena selain iklannya diblokir ternyata dari UC Browser ada native adsnya sendiri.

      1. Jalan mas, CloudLinux itu ya distro Linux berbasis Red Hat tapi dengan optimasi sendiri yang dikhususkan untuk web hosting.
      2. Hooo… saya baru tahu adanya Engintron ini. Kayanya lebih bagus daripada cpNginx dan Nginxcp ya. Setidaknya open source (ada di GitHub) dan rutin update. Tidak jalan ini seperti apa ya mas? Ada kode yang muncul atau pesan errornya? Pakai HTTP atau HTTPS?

  2. Wkwkwk kayak ‘perang dingin’ gini ya.

    Oia Mas. Kira2 bisa gak ya, ada pengaturan khusus agar saat visitor mengakses Blog kita via UC/Opera kemudian muncul perintah untuk mengalihkannya ke Browser default / Chrome?

    • Untungnya Google Chrome di Android belum ada extension. 🙂

      Kalau dari sisi Nginx saya cari tahu tampaknya ga bisa mas. Otomatis kalau link http/s itu pakainya ya browser yang digunakan saat itu.

  3. sebenernya si jalan kalau pakai Engintron dengan cloudflare..
    yang bikin ga jalan waktu suatu hosting menggunakan dedicated IP address. nah disana baru tidak jalan…

    padahal saya sudah mengikuti tutorial, dengan memberikan custom ip dedicated di pengaturan whm…

    malah error 1000 apa gitu dr cloudflarenya ga jelaaas
    request tutor dong mas 😀

    • Kode tersebut berarti alamat IP tersebut dilarang digunakan mas:

      Error 1000

      DNS points to a prohibited IP

      You’ve requested a page on a website that is on the CloudFlare network. Unfortunately, it is resolving to an IP address that is creating a conflict within CloudFlare’s system.

      If you are the owner of this website, you should login to CloudFlare and change the DNS A records for to resolve to a different IP address.

      Ini A recordnya yang mas buat apa diarahkan ke alamat IP dari CloudFlare mas?

      Tutorial untuk apanya ya mas? Soalnya saya belum pernah coba Engintron dengan WHMCS ataupun cPanel. 🙁

Tinggalkan komentar