Troubleshooting

Cara mengatasi “Diblokir karena akses dilarang (403)”

Halo, kali ini saya membahas singkat saja kalau di Google Search Console pada Cakupan Indeks muncul pesan error “Diblokir karena akses dilarang (403)” atau “Blocked due to access forbidden (403)“. Apa yang bisa dilakukan untuk mengatasinya?

Sederhananya, masalah ini disebabkan website anda memblokir akses bot Google untuk mengindeks konten tersebut, server anda mengembalikan kode HTTP 403 Forbidden. Dari sini terlihat asal kesalahannya, dan bisa dianalisa bagaimana nanti solusinya.

Cek alat pengamanan situs
Ini anjuran sifatnya global, condong ke WordPress. Di WP ada banyak macam plugin security dan SEO, salah satu settingnya ada yang fungsinya memblokir akses pengunjung ke konten.

Lebih praktisnya matikan plugin keamanan dan SEO sementara saja, dan coba inspeksi ulang URL yang tadi terblokir. Daripada membabi buta mencari setelah mana yang menyebabkan, sebaiknya langsung nonaktifkan pluginnya dulu, dari situ tinggal disisir. Catatan saja semua solusi berikut sejatinya mirip, cuma beda apa dan dimana saja.

Matikan CloudFlare
Ini yang kadang terlupakan. Sifat dari CDN CloudFlare itu proxy, berdiri di depan situs anda untuk melayankan konten dari server mereka. Kadang karena setting yang tidak tepat bisa membuat konten terblokir secara tidak sengaja, atau karena firewallnya lebih agresif.

Troubleshootingnya sama sebenarnya, tinggal nonaktifkan dulu proteksi CloudFlare. Tap saja icon awan oranye di setting DNS dan pastikan jadi abu-abu. Kemudian dalam 5 menit coba cek ulang di search console apakah bisa normal lagi.

Periksa file .htaccess
File .htaccess ini adalah file serbaguna yang umum digunakan pada shared hosting. Fungsinya macam-macam, tapi berhubungan dengan masalah di topik ini ya juga bisa melakukan pembatasan akses.

Coba cari yang ada kode 403 dalam rule-rule yang ada didalam filenya. Mau lebih cepat lagi ya sama, hapus saja semua. Kalau di WordPress akan dibuat ulang otomatis ke default, jadi relatif aman, tapi kalau ragu bisa dibackup dulu.

Lihat isi peraturan firewall

Ini lebih teknis dan biasanya cuma cocok kalau pakai VPS semacamnya, bukan shared hosting. Karena kita bisa memanage sendiri dalamannya maka firewall ini jelas dari fungsinya mengamankan memiliki kewenangan untuk blokir-blokir.

Cek isi rule firewall yang terinstall di server anda, simpan dulu backupnya, dan cek apakah alamat IP atau user-agent bot google termasuk yang dihadang olehnya.

Penutup

Secara spesifik sayangnya saya tidak bisa memberikan apa yang harus dicari sayangnya, karena fleksibel sekali faktor-faktor penyebabnya jadi bisa banyak variasi. Jadi saya cuma bisa membagikan apa-apa saja yang bisa dicek dulu.

Jangan lupa cek log akses atau error web server anda: Apache dan Nginx. Error seperti ini akan dicatat, tinggal sisir saja.

Mungkin ada yang bingung kok robots.txt tidak dibahas? Ya ini bisa mencegah bot Google meramban konten anda, tapi nanti pesan kesalahannya lain. Diblokir robots.txt pada laporan Cakupan.

2 Comments

    1. Perlu edit setting virtual host Nginxnya mas, secara umum ada di tutorial ini: https://servernesia.com/75/mengaktifkan-permalink-wordpress-nginx/

      Ini pakai plugin Google XML Sitemap kan?

      “Since you are using Nginx as your web-server, please configure the following rewrite rules in case you get 404 Not Found errors for your sitemap:”

      rewrite ^/sitemap(-+([a-zA-Z0-9_-]+))?\.xml$ “/index.php?xml_sitemap=params=$2” last;
      rewrite ^/sitemap(-+([a-zA-Z0-9_-]+))?\.xml\.gz$ “/index.php?xml_sitemap=params=$2;zip=true” last;
      rewrite ^/sitemap(-+([a-zA-Z0-9_-]+))?\.html$ “/index.php?xml_sitemap=params=$2;html=true” last;
      rewrite ^/sitemap(-+([a-zA-Z0-9_-]+))?\.html.gz$ “/index.php?xml_sitemap=params=$2;html=true;zip=true” last;

      Copas saja kode yang diberikan ke dalam blok kode websitenya yang sudah ada.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *