Menguji bandwidth dan kecepatan I/O VPS termudah

Variasi dari script untuk melakukan benchmark VPS sebenarnya sudah banyak dan biasanya memiliki fokus sendiri – sendiri mengenai bagian mana yang akan dites. Tapi kalau anda ingin menguji bagaimana bandwidth server saat terhubung ke berbagai lokasi di dunia dan juga kecepatan I/O harddisk maka ada satu metode yang sudah cukup populer.

Yang kita manfaatkan adalah script dari FreeVPS, tinggal anda eksekusi perintah dibawah dalam Linux:

wget freevps.us/downloads/bench.sh -O - -o /dev/null|bash

Saya coba jalankan di VPS jenis Egg (Ninja) lokasi Los Angeles dari NexHost.

Akan segera muncul spesifikasi singkat VPS anda dan nanti selama beberapa menit akan dilakukan tes bandwidth juga diakhiri pengujian kecepatan baca/tulis harddisk:

CPU model :  Intel(R) Xeon(R) CPU           E5520  @ 2.27GHz
Number of cores : 1
CPU frequency :  2266.738 MHz
Total amount of ram : 243 MB
Total amount of swap : 254 MB
System uptime :   39 days, 21:17,       
Download speed from CacheFly: 3.44MB/s 
Download speed from Coloat, Atlanta GA: 1.19MB/s 
Download speed from Softlayer, Dallas, TX: 1.60MB/s 
Download speed from Linode, Tokyo, JP: 1.63MB/s 
Download speed from i3d.net, Rotterdam, NL: 898KB/s
Download speed from Leaseweb, Haarlem, NL: 1.16MB/s 
Download speed from Softlayer, Singapore: 1.16MB/s 
Download speed from Softlayer, Seattle, WA: 2.34MB/s 
Download speed from Softlayer, San Jose, CA: 2.78MB/s 
Download speed from Softlayer, Washington, DC: 1.25MB/s 
I/O speed :  23.5 MB/s

Lokasi tes kecepatan downloadnya sendiri dari beberapa negara bagian di Amerika Serikat, Jepang, Belanda, dan Singapura. Kalau mau tahu kecepatan Virtual Private Server dari Indonesia harus dites sendiri secara manual.

Saya sering menggunakan tipe benchmark ini terutama kalau servernya sudah terlanjur terpakai, jadi supaya tidak mengganggu layanan yang sudah aktif. Sangat mudah kan? Tapi kalau sepi sih kadang nekat menjalankan UnixBench untuk tes performa CPUnya. 😛

Tinggalkan komentar