Penghubung kita dengan server Linux adalah protokol SSH (Secure Shell). Anda bisa menggunakan program seperti PuTTY, KiTTY, Bitvise, Xshell dan masih banyak lagi untuk login ke servernya. Mana yang terbaik dari program – program klien SSH diatas? Ini yang harus anda coba sendiri. 🙂 Nah.. tapi kali ini sharing saja beberapa penyebab dan solusi mengenai gagal login ke server lewat SSH atau ada masalah lain.

Untuk login ke server memanfaatkan SSH sebenarnya cukup 4 hal:

  1. Alamat IP servernya, bisa IPv4 atau IPv6.
  2. Port SSH aktif, defaultnya di 22 tapi bisa jadi sudah diganti.
  3. Username dari SSH, yang pasti sudah ada root yang merupakan akun administrator Linux dan jarang orang menggunakan yang lainnya.
  4. Password dari user yang digunakan. Jelas kan?

Tinggal anda masukkan data diatas dalam program SSH dan buka koneksi, kalau semuanya akurat ya seharusnya akan berjalan normal. Kalau tidak bisa tersambung maka salah satu diantarnya adalah salah.

Bagaimana kalau tidak? Asalkan internet anda tidak mati dan sudah anda cek kalau data loginnya sudah benar maka bisa menjadi kasus tersendiri:

  • Koneksi SSH ditolak
    Ini antara tidak ada daemon SSH yang aktif (kecil kemungkinan) atau diblokir aksesnya lewat firewall (IPTables atau CSF) atau ternyata malah sudah dimatikan akses SSH lewat password, jadi cukup menggunakan SSH key.
  • Server mati
    Ya, saya pernah berusaha troubleshooting server yang tidak berhasil saya buka koneksinya selama berjam – jam tapi ternyata servernya offine. 🙁 Ini kesalahan pemula dan biasanya karena terburu – buru jadi tidak mengecek ulang. Jadi silahkan lihat dulu di control panel VPS seperti SolusVM, Virtualizor atau provider yang anda gunakan dan pastikan sudah dihidupkan. Kalau mati ya tinggal di-On-kan saja.
  • Setiap beberapa menit SSH terputus
    Biasanya kita membuka koneksi juga sambil browsing materi belajar di komputer, tidak jarang terjadi kalau akhirnya dibiarkan idle (menganggur) beberapa lama. Eh pas mau digunakan lagi kok malah sudah terputus koneksi SSHnya. Jangan bingung, ini sebenarnya adalah fitur keamanan dari SSH dari server anda kalau tidak aktivitas. Solusinya anda bisa aktifkan fitur Enable TCP Keepalives di program SSH anda. Di PuTTY/KiTTY adalah di menu Connections dan beri centang saja dan isikan angka 30 pada Seconds between keepalives.
  • Proses login lama sekali atau sudah masuk pun rasanya lag
    Saya pernah merasakan ini sewaktu pertama kali menggunakan VPS dan setelah beberapa hari bertapa akhirnya belajar kalau ini disebabkan beban kerja servernya. Terlalu tinggi, bisa dicek dengan perintah top. Ini website saya masih bisa diakses normal walaupun kadang muncul 500 Internal Server Error atau 503 Service Unavailable. Prihatin saya. Ini kalau anda tidak bisa menekan system loadnya maka sudah menandakan saatnya anda berpindah VPS yang lebih baik (mahal) atau ganti provider sekalian.

Sementara saya baru ingat beberapa hal diatas, akan saya tambahkan kalau mengalami kasus yang berhubungan dengan SSH lagi. Semoga saja tidak. 🙂