Cara install EasyEngine

EasyEngine adalah salah satu script autoinstaller populer untuk stack LEMP (Linux, Nginx, MySQL, PHP) dengan Postfix juga sudah terdapat dukungan HHVM dan PageSpeed Module didalamnya yang bisa diaktifkan dengan mudaha. Bagusnya lagi untuk pengguna WordPress maka ada beberapa fitur khusus untuk CMS satu yang mempermudah manajemennya.

Untuk menggunakan EasyEngine cukup sebuah VPS dengan RAM 512MB dengan distro Linux Ubuntu (12.04/14.04) atau Debian 7/8. Disini saya menggunakan Debian 8 64-bit.

Untuk proses instalasinya tinggal ketikkan perintah berikut:

wget -qO ee rt.cx/ee && bash ee

Setelah itu tinggal tunggu sampai selesai, cukup cepat kok. Nanti di tengah – tengah akan ditanyakan nama dan alamat email anda untuk notifikasi apabila ada berita atau update, ini bisa diabaikan kalau dirasa tidak perlu.

Selanjutnya tinggal kita gunakan saja untuk membuat situs, saya demokan dulu bagaimana kalau membuat website PHP+MySQL biasa:

ee site create servernesia.com --mysql

Nanti akan muncul catatan alur pembuatan websitenya:

Adding repository for MySQL, please wait...
Adding repository for NGINX, please wait...
Adding repository for PHP, please wait...
Updating apt-cache, please wait...
Installing packages, please wait...
Downloading MySQLTuner           [Done]
Reload : postfix   [OK]
Reload : nginx     [OK]
Restart : php5-fpm  [OK]
Reload : mysql     [OK]
Running pre-update checks, please wait...
Setting up NGINX configuration 	[Done]
Setting up webroot 		[Done]
Setting up database		[Done]
Reload : nginx     [OK]
HTTP Auth User Name: easyengine
HTTP Auth Password : lbgSvJ
Successfully created site http://servernesia.com

Kemudian tinggal anda upload file – file yang dibutuhan untuk situs anda.

Bagaimana kalau kita ingin membuat situs WordPress? Disinilah letak keunggulan EasyEngine karena memang fitur uniknya adalah dukunga penuh untuk WordPress. Mari kita mulai dari yang sederhana dulu:

ee site create servernesia.com --wp

Sama, akan muncul log prosesnya:

Downloading WP-CLI               [Done]
Running pre-update checks, please wait...
Setting up NGINX configuration 	[Done]
Setting up webroot 		[Done]
Downloading WordPress 		[Done]
Setting up database		[Done]
Installing plugin nginx-helper, please wait...
Reload : nginx     [OK]
WordPress admin user : Chandra
WordPress admin user password : KrX6b7OtnohSpD0
Successfully created site http://servernesia.com

Anda tinggal mengarahkan nama domainnya ke alamat IP VPSnya dan tinggal login dengan username juga passwordnya yang otomatis dibuatkan. Tinggal pakai saja jadinya.

Ada beberapa parameter perintah EasyEngine lain yang mungkin menarik bagi anda:

  • Install WordPress dan menggunakan HHVM menggantikan PHP.
    ee site create example.com --wp --hhvm
  • Menambahkan PageSpeed pada situs WordPress
    ee site create example.com --wp --pagespeed
  • Membuat blog WordPress menggunakan PHP 7.0
    ee site create example.com --wp --php7

Menurut saya EasyEngine ini cocok bagi anda yang ingin lulus dari Webuzo atau VestaCP dan ingin semi-mandiri dari control panel, jadi tidak benar – benar murni command line dari nol karena masih memanfaatkan bantuan script ini. Cocok bagi yang ingin mengurangi konsumsi resource servernya tapi lebih optimal memanfaatkan yang ada. Sayangnya belum ada dukungan resmi untuk MariaDB.

Kalau anda ingin alternatif EasyEngine masih ada CentminMod dan tidak kalah bagusnya, dan ini bisa untuk CentOS.

38 pemikiran pada “Cara install EasyEngine

  1. kalo kita mau upload web kita sendiri dengan coding sendiri bukan dari wp, upload nya gimana gan??
    dan saat ita menjalankan wget -qO ee rt.cx/ee && bash ee akan terinstal otomatis php dan mysql nya?? 🙂

  2. saya ikutin tutor di atas tapi di akhirnya muncul kata

    Oops Something went wrong!!
    Check logs for reason `tail /var/log/ee/ee.log` & Try Again!!!

    itu bagai mana ya gan ??? apa yang salah .. mohon infonya ya , klo bisa minta pin bb nya dunk

      • Sama mas saya kasusnya seperti diatas, saya coba pakai debian 7/8 32bit tetap sama. tapi pas pakai debian 7/8 64 bit malah bisa. masalahnya ram vps saya sangat terbatas (512) jadi tidak memungkin kan pakai distro 64 bit. bagaimana solusinya?

      • O ya di lognya seperti ini.

        The following packages have unmet dependencies:
         mariadb-server : Depends: mariadb-server-10.1 (= 10.1.20+maria-1~jessie) but it is not going to be installed
        E: Unable to correct problems, you have held broken packages.
        2016-12-29 23:52:56,820 (INFO) ee : Oops Something went wrong!!
        2016-12-29 23:52:56,820 (ERROR) ee : Check logs for reason `tail /var/log/ee/ee.log` & Try Again!!!
      • Penggunaan memori yang sedikit lebih besar dan dukungan kapasitas RAM lebih dari 4GB. Performa tampaknya tidak ada perbedaan berarti mas.

        Coba mas:

        apt-get purge mariadb-*
        apt-get purge mysql-*
        rm -f /var/lib/mysql/ib*

        Dan lakukan ulang proses instalasi EasyEnginenya.

    • Loh iya, mestinya saya cek reponya dulu baru komentar tadi. Lihat situs resminya pakai bahasa dewa gitu. 😀

      Sekilas saja yang ga sama dengan script lainnya itu ada dukungan HHVM, Java, Tengine, OpenResty dan Percona. Tapi dari semua itu yang lebih menarik itu (buat saya) ada fitur auto backupnya. Diatas kertas memang sangat – sangat menggoda sekali untuk dicoba. 🙂

      Silahkan dilink mas, ga masalah kok asal bukan spam. 🙂

    • Oke mas. 🙂 Sudah dicoba dalam spesifikasi VPS seperti apa? Boleh tahu berapa trafik webnya?

      Iya, saya cek kompatibilitas dengan distro yang berbeda lebih bagus daripada saingannya. Biasanya cuma bisa CentOS saja atau Debian/Ubuntu saja.

  3. kira2 bisa gak yah mas chandra utk penambahan fitur extplorer pada Easy engine? sehingga bisa di manage via browser utk upload download dll :). jadi lengkap deh hehe
    berharap bisa ada tutorialnya hehe 😀

    • Nambah sendiri maksudnya mas? Saya baca – baca kok malah bingung ya, walau paham fungsinya extplorer. 😀 Apalagi websitenya down mas sekarang. Haha. 😀

      Nanti saya cek lagi.

      • wah ia itu maksud saya :), saya tunggu postinganne mas hehe 😀
        sebab kalo dah jadi kan mudah untuk edit file bahkan untuk upload dan juga download. ^_^

      • Kok ga pakai SFTP saja mas? Ga perlu pasang script tambahan, tinggal pakai user SSH saja sudah cukup. Bisa upload, download, edit lewat FTP client seperti biasanya.

      • via browser aksesnya itu lho mas hehe 😀 kan jadi di permudah, terlebih bsa langsung upload dengan direct link dari server laine 🙂 jadi mempermudah apa2nya gitu hehe. tapi sftp sering error disaya sih, ntah di tempat sampean

      • Errornya apa mas? Mungkin ada penyebabnya dan bisa diatasi.

        Kemungkinan kalau saya bahas web file manager gini ga pakai extplorer mas, saya bingung bacanya. Mungkin cari alternatifnya yang lebih mudah.

      • waktu upload ada beberapa file yang missing :(, jadinya males upload terlebih apabila filenya gede wkwkw.
        kiranya mas chandra suka apa utk web file manager? hehe 😀

        makasih sebelumnya dah di respon 🙂

  4. Gan, saya pake easy engine, vultr ram 1gb, isi 2 web…
    UV 500an tapi koneksi mysql sering down. Kalau web2 tanpa mysql aman2 aja. kira2 kenapa ya? apa yang harus saya lakukan
    #newbie_VPS

  5. Salam kenal sebelumnya, sy pake DO, Linux Ubuntu, dan easy engine, sy alami jg sama, misal dr data google analitik yg online tmbus 100-200, selalu down, establised database, sy juga sdh pasang auto restart per 2 menit, tapi karena keseringan down, kadang auto restart tidak berfungsi, terpaksa sy reboot manual via command..spek server sy 2cpu, ram 2gb, 20gb,mwnggunakan cms wordpress..selain auto restart apakah ada solusi lain mas?

    • 100-200 dari realtime Google ya mas?

      Tampaknya masalah spek droplet yang ada sudah kurang memadai ini.

      Mas sudah manfaatkan OpCache dan Memcached?

Tinggalkan komentar