Cara install VestaCP

VestaCP adalah salah satu control panel terpopuler untuk VPS. Jadi bagi yang masih belajaran mengenai setting server (seperti saya) atau agak takut mengutak – atiknya lewat shell maka dengan menggunakan VestaCP anda bisa melakukan manajemen web hosting lewat panelnya. Bagusnya lagi cukup ringan jadi bisa diinstall pada VPS dengan spesifikasi rendah.

Fitur – fitur yang disediakan antara lain: manajemen web hosting, FTP, PHP, Nginx reverse proxy, Apache, Mysql, dns server, mail hosting, phpMyAdmin, dan masih ada lagi. Saya tuliskan yang saya pakai saja soalnya. πŸ˜› Distro Linux yang didukungnya: RHEL 5, RHEL 6, CentOS 5, CentOS 6, Debian 7, Ubuntu 12.04, Ubuntu 12.10, Ubuntu 13.04, Ubuntu 13.10, dan Ubuntu 14.04.

Proses untuk menginstall VestaCP ke server anda mudah sebenarnya, anda tinggal mendownload skrip instalasinya dan mengeksekusinya dengan akses root tentunya:

curl -O http://vestacp.com/pub/vst-install.sh
bash vst-install.sh

Disini saya menggunakan VPS dengan RAM 256MB dan sistem operasi Ubuntu 14.04 LTS. Cukup rendah kan? Oh ya, kalau curl tidak ada maka anda harap memasangnya dahulu.

Selanjutnya akan muncul tampilan awal informasi Vesta Control Panel dan apa saja fitur – fiturnya. Ketik y dan ENTER untuk melanjutkan proses instalasinya. Isikan alamat email administrator servernya dan apa hostnamenya. Setelah itu silahkan tunggu kurang lebih 15 menit.

install-vestacp

Bila sudah selesai maka akan muncul lokasi login untuk administrasinya, biasanya dalam format https://alamat-ip.anda:8083, yang terakhir itu adalah portnya. Misal https://192.168.1.222:8083, tentu saja gantikan dengan alamat IP VPS anda yang asli. Jangan lupa catat dan simpan username admin juga passwordnya.

=======================================================
 _|      _|  _|_|_|_|    _|_|_|  _|_|_|_|_|    _|_|   
 _|      _|  _|        _|            _|      _|    _| 
 _|      _|  _|_|_|      _|_|        _|      _|_|_|_| 
   _|  _|    _|              _|      _|      _|    _| 
     _|      _|_|_|_|  _|_|_|        _|      _|    _|
-------------------------------
 https://192.168.1.222:8083
 username: admin
 password: wvSWk7Ucrx
-------------------------------
Congratulations,
you have successfully installed Vesta Control Panel.

Karena menggunakan HTTPS dan sertifikat SSLnya adalah self-signed biasanya di browser akan muncul error. Mozilla Firefox muncul pesan This Connection is Untrusted dan di Google Chrome errornya Your connection is not private. Ini bisa dengan aman diabaikan. Nanti anda bisa gantikan dengan sertifikat SSL yang valid, tapi diurus belakangan saja.

Dan… akan muncul halaman login VestaCP. Silahkan isi dengan user account administrator yang otomatis dibuatkan tadi untuk masuk.

vestacp-admin

Tampilan panel kendali VestaCP akan muncul dan sekarang anda sudah bisa menambahkan domain, upload file, menciptakan database, setting SSL, dan masih banyak lagi. πŸ™‚

Tidak sulit bukan? Cuma memang kalau masih pertama kali banyak was – wasnya takut salah. πŸ˜€ Tutorial ini akan saya lanjutkan nanti dengan menambahkan website seperti WordPress dan cara settingnya.

Semoga bermanfaat.

49 pemikiran pada “Cara install VestaCP”

  1. pagi mas chandra,
    maaf oot, selama ini pakai phpmyadmin dari versi portablenya di nginx, bukan instal dari repo centos, menurut mas chandra mana yang lebih baik versi portablenya atau instalnya, kalau bisa sekalian rekues cara instal phpmyadmin di centos πŸ˜€ banyak terima kasih sebelumnya.

    • Pagi juga mbak, bisa dilink mbak versi portable phpMyAdmin yang dimaksudkan? Cuma tinggal copy-paste maksudnya ya?

      Kalau pendapat pribadi sih malah lebih baik semuanya lewat shell mbak. πŸ™‚ Alasannya cuma satu: keamanan, semakin sedikit layanan yang bisa diakses semakin baik. Tapi saya akui memang agak repot juga manajemen database MySQL lewat teks.

      Pakai yang portable tidak masalah kok mbak, selama tidak mudah diakses dari umum. Mungkin portnya dibuat tidak standar dan password MySQLnya dibuat sangat panjang dan rumit. Kalau pakai yang dari repo CentOS sama saja, bedanya bisa dimanage oleh yum saja dan mungkin versinya lebih lama.

      • download disini mas https://www.phpmyadmin.net/downloads/ nanti ekstrak di server trus buat conf baru selesai πŸ˜€
        dulu pernah coba instal dari reponya tapi kalau nggak salah diantara dependensinya ada httpd alias apache, secara saya pakai nginx jadi kayaknya mubazir trus coba download langsung “portablenya”

      • Oh… saya tidak pernah terpikir menggunakan phpMyAdmin di server saya sih mbak, soalnya makan memori juga (barusan ingat alasan lainnya). πŸ˜€ Rata – rata VPS saya miskin RAM soalnya dan budget saya lebih terbatas lagi gara – gara naiknya Dollar. Hehe. πŸ˜›

  2. barusan lihat website vestacp ada rilisan baru sekarang full support nginx + phpfpm dan ada opsi advanced install setting jadi bisa pilih mana saja yang diperlukan,,mantap nih

    • Yang repot cuma satu kalau pakai Nginx+PHP-FPM saja: masalah permalink. Soalnya tidak mengenali .htaccess jadi harus dikonversi dulu ke format Nginx. Untung cuma sekali setting. Haha. πŸ™‚

      Saya sudah update ke versi terbarunya sih, paling pakai CentOS untuk VestaCP karena mudah manajemennya.

    • Haha, iya Zend Opcache baru ada di PHP 5.6 menggantikan APC. Aslinya kalau mau dimaksimalkan lagi coba Varnish mbak, tapi kalau ini saya sendiri belum berhasil juga. Haha. πŸ˜€

      Sedang menunggu PHP 7 dan HHVM versi stabil juga, dari benchmark di internet bisa 200% (atau lebih ya?) lebih baik performanya.

  3. Bro nanya dong..
    dengan kondisi memory 1 GB mendingan pilih httpd+nginx atau nginx + php-fpm ya ?

    selain agak repot di permalink kalau nginx + php-fpm, apa lagi ya?

    sekarang kondisinya masih dengan httpd + nginx.. httpd nya selalu gede.. harus di restart service tapi pasti begitu lagi..

    thanks πŸ˜‰

    • Kalau ngincar performa dan hemat memori ya hilangkan httpd mas. Langsung saja pakai nginx+php-fpm. Gunakan juga Opcache kalau bisa, jadi minimal versi PHP 5.6. Memang masalahnya ada di rewrite url karena .htaccess tidak ada di nginx, tapi ini cuma sekali setting kok. Hmm… kalau di WordPress seingat saya ada konfigurasi Nginx khusus saat menggunakan plugin W3 Total Cache dan Yoast WP SEO, otomatis dibuatkan asalkan hak aksesnya sudah diatur.

      Sekarang pakai Nginx di depan Apache mas? Sebagai apa? Reverse Proxy?

      • Oh… VestaCP ya mas, saya kira install semuanya dari awal. Haha. πŸ˜€ Yup, kalau di Vesta Nginx itu difungsikan sebagai reverse proxy, kalau opsi default yang digunakan maka konten statis (gambar, video, audio, pdf, dan file – file lainnya) akan dilayankan langsung dari Nginx bukan dari Apache. Ini cukup mengurangi beban kerja server dan sedikit menghemat memori.

    • Sangat bisa sekali mas digantikan MySQLnya ke MariaDB, tapi dilakukan sendiri karena secara resmi belum didukung oleh VestaCP. Kabarnya untuk versi kedepannya baru secara default akan memakai MariaDB.

      Kalau anda mau mencoba sendiri mudah kok mas, saya menuliskannya baru saja karena pertanyaan anda ini: https://servernesia.com/895/menggantikan-mysql-mariadb-vestacp/

      Mungkin tinggal masalah beda distro saja karena mas tidak menyebutkan menggunakan apa untuk VPSnya.

  4. Mas Chandra, saya install VestaCP ditambah exim+devecot+spamassasin juga untuk email server. Kok pas saya kirim email di web server(lewat webmail Roundcube) ke orang lain gak jadi ya ? Terima email dari orang lain bisa mas, tapi bales dan kirim email gak bisa.

    Padahal firewall fail2ban tidak blok port SMTP dan POP. Saya pakai OS Ubuntu 14.04 mas dan pengaturan masih standar. Stacknya masih standar belum disetting apa-apa Nginx+php-fpm+MariaDB+vsftpd+exim+devecot+spamassasin.

    • Ya karena inilah mas saya enggan ngurus mail server:

      1. Salah satu faktornya adalah alamat IP yang tidak bersih. Coba cek reputasi IP servernya dulu: http://www.anti-abuse.org/multi-rbl-check/
      2. Bersih dari dosa? Kadang butuh usia aktif alamat IP cukup baru dianggap aman oleh mail server tujuan.
      3. Mas sudah setting rDNS/PTR record belum? Jadi alamat IP akan mengarah ke nama server.
      4. Karena itulah nama VPSnya (hostname) harus FQDN (Fully Qualified Domain Name) alias nama domain lengkap. Contoh: mail.servernesia.com.
      5. Eh.. masih belum selesai. Mas harus buat SPF (Sender Policy Framework) dulu.
      6. Juga DKIM (Domain Keys Identified Mail). Keduanya di DNS record.

      Secara umum seperti diatas mas, tidak hanya untuk Vesta. Atau lebih tepatnya saya belum mikir kalau di Vesta nanti implementasinya bagaimana. Haha. πŸ˜€ Besok pagi coba saya cari wangsit dulu. πŸ˜›

      *Mungkin ada yang salah atau kurang, ini seingat saya sih.

  5. Waduh banyak banget faktor X nya untuk mail server, jadi perlu banyak belajar lagi. Hahaha iys mas, saya tunggu kabar terbanrunya πŸ˜€ . Sebenarnya mau pakai email hosting seperti ZohoMail/Inbox.eu saja tapi sudah dicoba tidak mau singkron dengan plugin WordPress seperti Contact Form 7 mas, jadi ketika visitor isi form email, email-nya tidak terkrim malah selalu ada pesan gagal.

    • Soal mail server di VestaCP kapan – kapan ya mas, saya tampung dulu. πŸ™‚ Biar saya cari inspirasi dulu. Sekarang masih ngurus Varnish dan kerjaan lainnya. Hehe. πŸ˜€

      Saya belum pernah pakai Contact Form 7 mas, maksudnya semacam notifikasi email? Dikirim ke siapa mas? Yang punya form atau yang ngirim data? Kalau ga mau repot ya pakai Google Form enak mas, bisa dibuat notifikasi ke email setiap ada yang ngisi formnya.

      Di Contact Form 7 ada setting SMTP? Coba pakai layanan seperti SendGrid atau Mandrill.

  6. Oke mas πŸ˜€ , saya tunggu info terbarunya, memang susah juga masalah mail server VestaCP cari di forum VestaCP belum pada fix juga.

    Contact Form 7 itu plugin form email mas, jadi plugin ini dipasang di halaman blog WP terus jika ada visitor yang ingin bertanya tinggal isi pertanyaan, nanti pertanyaan tadi akan otomatis masuk ke email si pemilik form ini(pemilik blog).

    iya mas ada setting SMTP gara-gara masalah di mail server VestCP jadi plugin ini gak berfungsi.

    Itu SendGrid dan Mandrill bisa tanpa port SMTP ya mas ? saya liat alternatifnya bisa juga pakai integrasi API.

    • Oalah… saya ga pernah pakai seperti itu sih mas. Langsung pajang email kalau mau kontak. Hehe. πŸ˜€

      SendGrid dan Mandrill itu layanan pengiriman email mas, jadi bisa kita manfaatkan SMTP milik mereka. Ada gratisannya dengan kuota per bulan.

  7. Dear All,
    Ingin tanya cara setting exim4 di vestaCP bagaimana ya? saya setting selalu gagal trus .
    Berikut saya kirimkan log nya

    exim4.conf
    dc_eximconfig_configtype='internet'
    dc_other_hostnames='server01'
    dc_local_interfaces='127.0.0.1 ; ::1'
    dc_readhost=''
    dc_relay_domains=''
    dc_minimaldns='false'
    dc_relay_nets=''
    dc_smarthost=''
    CFILEMODE='644'
    dc_use_split_config='false'
    dc_hide_mailname=''
    dc_mailname_in_oh='true'
    dc_localdelivery='mail_spool'
    disable_ipv6=true
    
    
    2016-02-23 21:14:56 1aYRmq-00033y-CR <= [email protected] U=admin P=local S=1239
    2016-02-23 21:14:56 1aYRmq-000341-Ey <= [email protected] U=admin P=local S=1251
    2016-02-23 21:14:56 1aYRmq-000341-Ey gmail-smtp-in.l.google.com [2404:6800:4003:c01::1a] Network is unreachable
    2016-02-23 21:14:56 1aYRmq-000341-Ey alt4.gmail-smtp-in.l.google.com [2607:f8b0:4001:c0a::1b] Network is unreachable
    2016-02-23 21:14:57 1aYRmq-00033y-CR gmail-smtp-in.l.google.com [2404:6800:4003:c01::1a] Network is unreachable
    2016-02-23 21:14:57 1aYRmq-00033y-CR alt4.gmail-smtp-in.l.google.com [2607:f8b0:4001:c0a::1a] Network is unreachable
    2016-02-23 21:15:59 1aYRmq-000341-Ey alt4.gmail-smtp-in.l.google.com [64.233.182.27] Connection timed out
    2016-02-23 21:15:59 1aYRmq-000341-Ey == [email protected] R=dnslookup T=remote_smtp defer (110): Connection timed out
    2016-02-23 21:16:00 1aYRmq-00033y-CR alt4.gmail-smtp-in.l.google.com [64.233.182.27] Connection timed out
    2016-02-23 21:16:00 1aYRmq-00033y-CR == [email protected] R=dnslookup T=remote_smtp defer (110): Connection timed out

    Settingan email exim ini saya pakai untuk web online cms lokomedia kira2 yang salah di settingan apa ya ?

    mohon bantuannya

    • Halo mas Hendro, bisa dijelaskan dulu mas ingin mengirimkan email dengan metode apa? Pakai VPSnya langsung atau ingin menggunakan SMTP eksternal? Ini kalau saya lihat email yang dikirim ke Google/Gmail gagal mas?

      Boleh tahu ini di provider VPS apa dan spesifikasinya?

  8. Dear Mas Chandra,metode yg saya ingin pakai SMTP ekternal mas ,untuk provider internet VPS pakai Speedy dengan ip public static untuk os vps pakai ubuntu

    Terima kasih

    Hendro

    • Sebentar mas, koreksi ya kalau pemahaman saya salah.

      Mas ini hostingnya dirumah/kantor dengan ISP Telkom Speedy/IndiHome, dengan IPv4 public statis?

      Kemudian pengiriman email pakai SMTP eksternal. Ini pakai apa mas? Milik Gmail?

  9. Untuk isp telkom pakai speedy konek di kantor ip publicnya static,iya rencana saya pakai smtp ekternal ,kalau lewat gmail bisanya email yg didaftarkan saja ya rencana vps ingin saya hostingkan beberapa website online dengan email administrator berbeda2

  10. Iya kalau ip public speedy blm pernah ke spam dulu pernah coba pakai mail zimbra untuk testing mail dengan domain berbayar bisa terima dan kirim email ,untuk smtp pas setiting di zimbra saya pakai smtp nya telkom di port 587 kalau pakai exim masih gagal

    • Wah… saya sudah lama sekali ga pakai Zimbra mas, apalagi kalau dipakai di localhost. πŸ™

      Dulu pakai Zimbra bisa tapi pakai SMTPnya Telkom begitu mas? Soalnya kalau mau setting sendiri harus ada rDNS, SPF dan DKIM. Ini dilakukan per nama domain. Belum lagi reputasi alamat IP yang digunakan bersih tidak. Lebih mudah kalau dihosting diluar, lebih murah juga.

  11. oh begitu ya mas,untuk website online sebenernya sudah saya hostingkan di luar dengan hosting berbayar ,cuma vps dengan vesta buat belajar oprek2 saja biar tidak penasaran

    • Nah ya itu mas, saya mau mencoba sendiri tapi dibatasi infrastruktur. Selain ISPnya tidak menggunakan Telkom Speedy/IndiHome juga alamat IPnya sendiri tidak tipe publik statis.

      Tapi kurang lebih seperti itu mas, anda setting reverse DNS, SPF dan DKIM dan niscaya kirim – kirim email dari rumah/kantor lancar.

  12. nah ini bagus tutorialnya.
    maaf mas candra sy cari2 tutorial yang urut mulai dari nol kog susah ya..bingung mulai dari mana

    1. say beli vps di vpeasy
    2. habis itu bingung mau ngapain
    3. saya install litespeed gagal, gak bisa dibuka lewat browser (apa karena domain saya belum saya pointing ke vps?)

    klo boleh tolong dibagi ilmunya step by step dari install vps dr nol ya mas candra πŸ™‚

    makasih

    • Ahaha… πŸ˜€ mungkin karena yang saya bahas langsung ke masalahnya ya mas. Saya asumsikan minimal sudah bisa SSH ke VPSnya. Sisanya berharap yang terbaik saja. πŸ™‚

      Install LiteSpeed atau OpenLiteSpeed mas? Sudah baca yang ini: https://servernesia.com/613/cara-install-openlitespeed/

      Saya yang bingung kalau mau bahas dari awal itu darimananya mas. Sejak order diterima dan sudah dapat loginnya kah? Terus setelah itu?

      • td siang sudah berhasil instal wp di vps pake vestacp..berkat tut mas πŸ˜€
        sepertinya perlhan sy pnya “gambaran” nya..suwun mas candra.

        ..btw, lalu saya cb lg install openlitespeed tentunya dgn reinstall os baru πŸ™‚
        dan mentok alias gatot

  13. saya install yg ini mas : https://servernesia.com/926/langkah-instalasi-openlitespeed-1-4-php-7-0.

    saya mentok disini mas:

    Enter current password for root (enter for none):
    ERROR 2002 (HY000): Can’t connect to local MySQL server through socket β€˜/var/lib/mysql/mysql.sock’ (2 β€œNo such file or director y)

    saya masukkan password root tetap gak bisa, saya enter jg masih sama error itu muncul, udah 2 x install ini plus reinstall OS centos tetp gagal. salah saya dmn ya.?

    maksih

      • siap mas, udah bisa tapi gk pakai cara itu, langsung di panel DO sya tmbahkan domain, trus domainya sya arahkan ke ns DO, langsung nyambung.

        tapi waktu mau login ftp ko gk bisa ya?
        pas add web domain dibawah domain sudah saya centang FTP dan tambah username + password, tpi saat mau login di filezilla gk bisa, padahal hostname, username dan password udah bener, kalau login ftp pakae root bisa πŸ˜€

      • Sep. πŸ™‚

        Usernamenya yakin ga kurang kan mas? Sistemnya VestaCP ada prefix usernya baru disusul user FTPnya. Misal: chandra_eftipi

        Untuk domain lain sudah dicoba?

      • gak kurang mas, soalnya pas isi ftp user dan password sya juga tmbahkan email tuk terima detail akun ftp, di detailnya betul kata mas ada prefix sebelum user admin_user123. Domain lain belum, soalnya hanya punya 1 domain ;d

        semalem udah berhasil install wordpress, tapi urlnya gk mau ngarah ke domain, bisanya dibuka lewat alamat IP, semua link juga ngarah ke IP

        Kira2 apa ya mas yg salah?

      • Hm… saya jadi ikut bingung mas. Ahaha. πŸ˜€ Ada pesan errornya pas gagal? Atau cuma pesan umum kalau salah username/password? Hostnamenya pakai alamat IP kan? Portnya?

        Itu mas, jangan lupa pakai A record mengarahkan ke nama domain ke alamat IP VPS mas. Kalau tidak ya situs anda cuma dilayankan lewat IP saja.

Tinggalkan komentar