Menambahkan swap file di Linux

File swap di Linux fungsinya adalah untuk menyimpan data sementara yang tidak cukup di RAM kedalam harddisk (atau SSD), nanti server anda akan mengakses dan mengolah data di memori virtual tersebut. Ya, kalau di Windows ini disebut Virtual Memory. Hal ini akan membantu performa VPS misalnya saat sedang kritis memori atau malah sudah habis, jadi bisa dialihkan ke swap file. Kalau tidak ada dan kehabisan RAM maka akan memperlambat kerja server dan sering muncul error Out Of Memory.

Biasanya pada saat instalasi distro Linux manapun akan diminta membuat partisi swap, tapi sekarang tidaklah perlu karena file saja juga sama cepatnya.

Yang pasti kita membutuhkan akses root untuk membuat swap file, dan langkah pertama adalah membuatnya filenya sendiri:

dd if=/dev/zero of=/fileswap bs=1024 count=262144

Saya membuat 256MB swap, perhitungannya 1024*256=262144. Bisa anda ubah ke ukuran yang lebih besar, tinggal modifikasi nilai count sesuai hasil rumus sebelumnya.

Nanti akan muncul pesan seperti berikut:

262144+0 records in
262144+0 records out
268435456 bytes (268 MB) copied, 22.185 s, 12.1 MB/s

Kemudian amankan swap file yang telah dibuat tadi agar tidak bisa diakses sembarangan:

chmod 600 /mnt/fileswap

Lanjutkan dengan membuat swapnya sendiri:

mkswap /fileswap

Akan muncul informasi seperti ini:

mkswap: /fileswap: warning: don't erase bootbits sectors
        on whole disk. Use -f to force.
Setting up swapspace version 1, size = 262140 KiB
no label, UUID=cef8196a-04b9-4205-8a10-12cf2b9db9ec

Akhirnya aktifkan swap file tadi:

swapon /fileswap

Agar swap file ini aktif saat booting maka perlu menambahkannya dalam startup:

nano /etc/fstab

Kemudian tambahkan kode berikut didalamnya:

mnt/fileswap none swap sw 0 0

Atau ada cara lebih cepatnya: echo '/mnt/fileswap none swap sw 0 0' >> /etc/fstab. Sama saja kok. Selesai sudah prosesnya. 😉

Bagaimana kita tahu kalau swap file itu ada atau telah berhasil ditambahkan? Ketikkan perintah mengecek memori Linux:

free -m

Nanti akan muncul informasi penggunaan RAM dalam server Linux anda:

             total       used       free     shared    buffers     cached
Mem:           243        227         16          0         69        122
-/+ buffers/cache:         35        207 
Swap:          254          1        253

Perhatikan pada angka disamping tulisan Swap, ini adalah besar ukuran swap file yang telah kita ciptakan. Kalau tidak ada yang isinya adalah 0.

Cara diatas berlaku untuk semua distro jadi mau Ubuntu, CentOS, Debian, Arch tetap bisa diterapkan. Standar soalnya. 😀

Semoga bermanfaat. 🙂

4 pemikiran pada “Menambahkan swap file di Linux

  1. saya coba langkah ke 2 pada CentOS 7 keluar pesan:

    chmod: cannot access ‘/mnt/fileswap’: No such file or directory

    berati perlu membuat folder dulu ya mas?

    • Betul mas, kita perlu membuat file swapnya dulu. Saya tebak di mas error karena pas mas eksekusi perintah membuat filenya lokasi aktifnya bukan di /mnt/, karena itu error ga ketemu.

Tinggalkan komentar