Rekomendasi CDN terbaik

Content Delivery Network atau memang lebih dikenal sebagai CDN bisa menjadi langkah opsional untuk mempercepat transfer konten statis dari situs anda. Sekaligus menghemat bandwidth dari provider yang dipakai. Dari banyak penyedia layanan CDN yang pernah saya pakai, baik gratis maupun berbayar dan pakai sistem reverse proxy atau pull zone setidaknya ada yang bisa saya rekomendasikan.

Yang termurah belum tentu yang terbaik pastinya. Tapi memang secara pribadi condong mencoba yang biayanya paling rendah, apalagi kalau ada rencana memakainya dalam jangka panjang. Jelas harga sangat mempengaruhi penilaian saya. 😀

Tanpa banyak basa – basi rekomendasi saya adalah dibawah ini:

  • CloudFlare: https://www.cloudflare.com/
    Bukan nama yang asing saya yakin. 🙂 Pastinya sudah banyak yang tahu atau bahkan menggunakannya. Sejatinya ini adalah layanan reverse proxy dengan bonus filter trafik dan tentunya CDN. Selain itu keunggulan utamanya adalah ada layanan gratisnya dan dikombinasikan dengan SSL gratis bisa menjadi pilihan utama.
  • BunnyCDN: https://bunnycdn.com/

    Provider inilah yang sedang saya gunakan. Ini berbayar tapi saya cukup jatuh hati. Selain tarifnya paling murah walaupun dibandingkan KeyCDN, juga ada fitur HTTPS yang memanfaatkan Let’s Encrypt. Jadi tidak perlu keluar biaya lagi untuk beli sertifikat SSL.

Sementara cuma 2 ini. Hebatnya lagi bisa digabungkan kalau anda mau. CloudFlare dengan CDN konvensional bisa menjadi kombinasi optimal untuk akselerasi kecepatan situs anda.

38 pemikiran pada “Rekomendasi CDN terbaik

    • Err.. saya bukan paranormal mbak, bisa lebih dijelaskan dulu. Misal pakai distro apa? Stacknya? Mau ngapain? Pesan errornya apa?

    • 🙁 Nah ya itu mbak, bisa dijelaskan dengan lengkap dulu. Ini errornya pas ngapain? Install Python kah? Versi berapa? Atau pas install script .py-nya? Pesan errornya secara lengkap apa?

    • Sederhana kok mas:

      1. Buat Pullzone untuk websitenya. Cuma isikan nama domain kalau bingung.
      2. Nanti akan diberikan url dari konten yang dihosting CDNnya.
      3. Setelah itu di situsnya ganti referensi url konten statis yang mengarah nama domain sumber ke CDN. Bisa manual atau kalau pakai CMS semoga sudah support atau perlu plugin untuk konversi ke CDN.
      • hoo jadi bisa make w3 total cache yah pada plugin wp? nah perlu juga nih :), itu mas chandra pada bunnyCDN berpa perbulannya? apa pay as you go?

      • Bisa mas. Aslinya ada 1 langkah lagi ga saya berikan, biar ga tambah rumit kalau belum pernah pakai CDN konvensional, nanti kan dapat url dari providernya dan ini bisa diganti ke url subdomain websitenya.

        Intinya kalau ingin nama_domain.provider_cdn.com ke cdn.nama_domain.com nanti kita perlu membuat CNAME dari subdomainnya ke url yang diberikan.

        Pay as you go mas. Ini baru jalan 2 minggu baru habis 1.4GB, dimana tarifnya (saya cuma aktifkan region US&EU) itu $0.01 per GB. Jadi sebulan cuma 2-3 sen Dollar. 😛

  1. Lihat2 lagi apa bunnycdb ada tutor buat integrasi dengan xenforo, takut salah setting entar putih semua halamannya 😀 kayaknya perlu juga pakai cdn setelah tahapan ssl selesai 🙂

    • berarti kalau vps kita pakai singapore jadi nggak perlu ambil datacenter Asia & Oceania ya mas, cukup ambil yang USA & EU Traffic.

      hmm…tapi kalau tujuan member hanya untuk indonesia apa masih perlu ya menggunakan cdn untuk datacenter tersebut.

      • Eh bukan mbak, jangan niru saya. Haha. 😀 Saya pakai region US+EU saja karena 1 hal: tarif. Region Asia+Oceania itu harganya 4 kali lipat soalnya. Hehe. 😛

        Kalau aktif semua regionnya pasti yang Asia (SG lebih tepatnya) bakal yang paling tinggi konsumsi bandwidthnya. Saya sudah coba dan merasakan.

    • Kalau CDN tipe ini, mbak bisa niru tutorial di MaxCDN dan sebagainya mbak. Sama saja kok.

      Kalau putih semua sih tidak mbak, tapi rusak karena konten statis (js, css, gambar) tidak termuat. Paling aktifkan CORS juga.

    • 14 hari free trial. 😀 Bisa dibuat estimasi trafiknya butuh berapa MB/GB per hari dan dikalikan saja sebulan berapa.

      Ga coba domain sharding juga? Hehe. 😀

      Saya ingatkan dulu, bayarnya cuma bisa pakai kartu kredit sementara ini (via BrainTree). PayPal belum ada. 😥

      • Coba kontak ke [email protected] saja mbak buat tanya payment lewat PayPal. Saya belum tanya soalnya sudah ada credit 10$ dari promo sebelumnya. 😀

        MISS itu wajar kalau masih baru mbak, belum kecache di semua node CDNnya. Milik saya awalnya masih 70-80%. Sekarang sudah stabil sekitaran 90%.

      • Akhirnya saya kirim email saja tanya soal PayPal. Semoga ada kabar baik. 😀

        Jangan dilihat realtimenya dulu mbak. Lihat Usage Statistics dalam 1-3 hari ini pasti kerasa bedanya. Ini saya cek lagi, hari pertama di angka 79% dan hari kedua 87% setelah itu stabil di 93%an.

      • oke mas 🙂
        ini gambaran sejam berjalan https://goo.gl/607Lnn mungkin juga karna ini bukan live vps tapi vps tempat uji coba saja jadi nggak ada yang akses hehe 😀

        saya hanya dapat trial 10 hari 😀 moga bisa paypal 🙂

      • ini saya coba yang versi non https, kalau https ada pengaturan lain mas? saya lihat komen mas chandra pakai buat cname juga itu maksud biar gimana mas?

      • Pakai HTTPS supaya ga muncul mixed content error di browser mbak, kan webnya sudah HTTPS.

        URL Pullzone yang dibuatkan kan nama_domain.b-cdn.net, ini bisa langsung dipakai tidak masalah. Tapi kan kurang personal.

        Kalau mbak cek yang saya pakai url CDNnya kan statis.servernesia.com dan ini caranya tinggal buat CNAME ke url diatas.

        Baru setelah itu aktifkan HTTPSnya via Let’s Encrypt.

      • oh itu maksudnya 😀 sip mas trims. tinggal nunggu kabar baiknya apa support paypal 🙂 saya juga barusan kirim email ke supportnya nanya support paypal.

      • Ada balasan mbak. Fast response orangnya:

        Thank you for contacting BunnyCDN.
        I’m glad to see that you are recommending BunnyCDN. Thank you, happy to hear that you are enjoying the service.

        Currently PayPal is not available, however, we do support credit card payments by Braintree, which is actually a company run by PayPal. We do not store any Credit Card information, they are only used for a one-time transaction directly by Braintree, so it is very secure nevertheless. We use Braintree because they provide much better processing fees compared to PayPal and allows us to offer the best price possible.

        We are however aware that many users would still prefer PayPal, so we are actively working on bringing PayPal to BunnyCDN as soon as possible. If all goes well it should likely be available in the next month or worst case a few months.

        Semoga benar bisa sebulan. 😀

  2. Yah kalau gitu ditunggu saja, lihat minimum depositnya murah sekali cuma $5 dibandinkan keycdn sekarang harus $49, untuk saat ini memang bunnycdn yg paling murah, harusnya ada yg ajak perang harga macam linode kemarin untuk cdn hehe 😀

    • Dulu KeyCDN sama murahnya dengan BunnyCDN mbak. Minimal deposit $5 dan tidak expired. Tetapi sejak negara api menyerang tahun lalu mulai berubah, deposit dinaikkan dan akan expired dalam setahun. Walaupun ditopup tetap akan expired kalau tidak dipakai.

      Apa bikin sendiri saja mbak CDNnya? 😛 Aslinya penasaran juga, gampang ga bikin sendiri. Konsepnya paham tapi implementasinya dengan Nginx (mestinya Load Balancer) masih meraba – raba. Dan ongkosnya ga jadi murah karena jelas lebih dari 1 server sewanya. Hehe. 😀

      • … dan setelah lihat2 lagi keycdn dan bunnycdn sama2 memberlakukan aturan expire satu tahun 😀

        nunggu review dan rekomendasi dari mas chandra untuk opsi cdn lain 😀

      • Koreksi mbak. 😀

        Do the credits expire?

        Yes, the credits will expire after 1 year if you don’t make a new payment for more than a year, but you can retain them with any new payment before the expiry.

        Memang iya expired, tapi kalau ga pernah ditopup. Makanya saya milih BunnyCDN karena lebih hemat. Soalnya dengan tren penggunaan sekarang bayar $5, 2 tahun rasanya ga bakal habis. Jadi setiap tahun nambah credit $5 itu masih OK lah, mungkin terpakai di website lain.

  3. Saya sudah coba Trial BunnyCDN di Blog saya, sekarang lagi Running (saat Postingan ini saya tulis), Overall sih beda dengan KeyCDN.

    Bedanya ketika saya Test di https://cachecheck.opendns.com/

    Itu Tools dari OpenDNS untuk Refresh Resolve DNS, tapi ada banyak Server, jadi bisa Test CDN juga.

    Nah, KeyCDN tiap Lokasi Server Pengakses yang berbeda, akan dikasih IP Address dan Hostname yang berbeda, misal dari Singapore: p-sgsgxx.kxcdn.com, dari US: p-usdaxx.kxcdn.com, dsb

    Kekurangannya ?, ada namanya proses Deployment, yakni menyebarkan Assets kita ke seluruh Node Server (Network) yang dimilikinya, dan prosesnya lumayan lah durasinya 😀

    Kalau BunnyCDN, mau diakses dimana pun, tetap saja IP dan Hostnamenya sama, bedanya kalau bisa diliat di iplocation.net

    Dari situ saja, sepertinya lebih Powerful KeyCDN, BunnyCDN ini cara kerjanya sama seperti CloudFlare dan Beon CDN (Provider Indonesia).

    Tapi ada kelebihan BunnyCDN yang gk ada di KeyCDN selain harga yang bikin saya jatuh hati dengan BunnyCDN 😀

    Yakni Min Payment/Deposit yang kecil, di BunnyCDN cuma $10, di KeyCDN $49

    Dan BunnyCDN Support BitCoin 😀

    Selain itu Fitur BunnyCDN yang lagi males saya sebutin disini yang gk ada di KeyCDN bikin saya jatuh hati dengan BunnyCDN.

    Sayangnya, gk ada program Afiliasi/Referral 😀

    • Benchmarknya mas Lukman lebih mendetail. 😀 Saya cuma ngejar offload contentnya saja sih dan sekaligus trial CDN provider baru. Soalnya MaxCDN sudah mahal, KeyCDNnya perlahan juga naik.

      Tapi BunnyCDN minimal depositnya masih $5 mas. Baru saya cek, dapat bonus $1.25 juga.

      Fitur apa mas yang bikin jatuh hati? Jadi penasaran saya. 😀

      • Terimakasih, mengenai hasil Cek di cachecheck.opendns.com itu memang tidak relevant, BunnyCDN ini lebih benar dicek di iplocation.net

        Tapi Ping dulu Hostname CDN-nya di komputer kita, nah IP yang kita dapatkan dari hasil Ping itu kita input ke iplocation.net

        BTW, saya sudah Review lengkap di Blog saya 🙂

        CEO BunnyCDN baik hati loh, saya dikasih Coupon Credit $5 dan $20 (Total $25) karena menemukan Bug dan ikut Troubleshooting dari sisi saya (ngasih contoh Case dan jadi Tester), soalnya kemarena ada Bug yg bikin konflik dengan CloudFlare yang saya pakai di Blog saya. Saat ini sudah solved.

        Mengenai PoP untuk kita di Indonesia yang cuma paling dekat di Singapore, itu bukan masalah, saya sudah analisa dan jabarkan mengenai Server Indonesia VS Server Singapore di Blog saya 🙂

        Bahkan Blog saya sudah saya pindahkan dari Server Indonesia ke Server Singapore 😀

        Mengenai minimum Depsoit, di saya $10, kemungkinan karena saya adalah Client yang daftar saat minimum deposit $10 itu diberlakukan, sedangkan mas Chandra daftar saat masih $5 🙂

        Oh ya, kemaren, BunnyCDN malah turun harga lagi loh, saya baca pengumumannya di Twitter.

        “We just updated our pricing! BunnyCDN now goes as low as $7/TB. Check out the new pricing chart https://bunnycdn.com/pricing

        Padahal BunnyCDN progress loh (berkembang) dari sisi PoP dan Fitur, bahkan mau Expand PoP ke India nih, saya tanya kapan ke Indonesia ?, nanti dulu katanya (low priority), sudah ada Singapore yang secara geo-location sudah sangat dekat degan Indonesia 😀

        Saat komentar ini saya tulis, saya masih dalam mode Trial, dan setelah masa trial sudah habis, maka Balance $25 saya mulai aktif digunakan dan saya jadi pelanggan tetap mereka 🙂

        Maaf ya komentar saya panjang, saya ngetik cepet dan emang beginilah saya kalo diskusi 😀

        Review yang mengatakan KeyCDN, MaxCDN murah itu saya liat tanggalnya udh lama, dan saya telusuri memang dulu murah, sekarang mahal.

      • Reviewnya mas Lukman jempol dah. Haha. 😀 Lengkap dan tidak bias. Kalau saya review mungkin malah banyak curhatnya. 😛

        Tapi memang founder BunnyCDN cukup ramah, dulu pernah ngobrol sekilas soal pembayaran via PayPal. Sayang masih belum bisa. Mau topup kalau terpaksa nanti ya lewat Braintree.

        Aslinya saya baca – baca tulisan lainnya, terutama review shared/cloud hosting, cukup menarik. Setidaknya saya belum tahu ada yang mengulas secara mendetail dan ada dasar ilmunya, dibandingkan review – review lain soal hal serupa. Adanya yang sangat terlihat mengincar afiliasi malah ga ada manfaatnya, kaya promosi daripada ulasan. Ya dari tulisan mas Lukman saya jadi tahu bagaimana kondisi web hosting di Indonesia.

        Terus terang saya sudah lama sekali tidak menyentuh provider di Indonesia. Kecewa karena performanya payah, kualitas support yang relatif lebih profesional di luar negeri, kalau disini dikomplain malah tersinggung. 😀

  4. jadi sekarang nggak pakai sama sekali?
    kemarin lihat sekarang sudah support pembayaran via paypal, tapi masih harus verifikasi kartu kredit saat proses login ke paypalnya 🙁
    langsung tanya ke bagian supportnya, dijawab:
    “That’s unfortunately how Braintree configures PayPal payments. We don’t have control over that since it’s integrated into their payment platform. Once you add a card you can decide if you want to use your balance or a card to pay.”

Tinggalkan komentar