Saya baru mengenal nama NexHost saat sedang mencari shared hosting cPanel murah, akhirnya dapat yang kapasitas disk space 2GB dan unmetered bandwidth dengan unlimited add-on domain seharga $3 setahunnya. Diberi diskon tambahan oleh pemiliknya. Haha. 😀 Malah beli VPSnya 3 bulan kemudian saat mendapatkan paket VPS Egg yang berlokasi di Los Angeles, US yang cuma seharga $5.5 per tahun. Semuanya terjadi di tahun 2015 ini.

Spesifikasi dari Virtual Private Servernya adalah RAM 256 MB, 1 vCPU, 1 alamat IPv4, kapasitas harddisk 8GB. Sudah cukup untuk web server yang melayani ribuan pengunjung setiap hari. Memang niat awal saya digunakan untuk itu, website Servernesia pertama kali dihosting di VPS NexHost tapi akhirnya saya pindah ke XVM Labs.

nexhost-vps-egg-los-angeles

Saya perlihatkan dulu hasil benchmark menggunakan script FreeVPS:

wget freevps.us/downloads/bench.sh -O - -o /dev/null|bash
CPU model :  Intel(R) Xeon(R) CPU           E5520  @ 2.27GHz
Number of cores : 1
CPU frequency :  2266.738 MHz
Total amount of ram : 243 MB
Total amount of swap : 254 MB
System uptime :   2 days, 23:50,       
Download speed from CacheFly: 2.27MB/s 
Download speed from Coloat, Atlanta GA: 1.01MB/s 
Download speed from Softlayer, Dallas, TX: 1.52MB/s 
Download speed from Linode, Tokyo, JP: 1.42MB/s 
Download speed from i3d.net, Rotterdam, NL: 1.04MB/s
Download speed from Leaseweb, Haarlem, NL: 1.52MB/s 
Download speed from Softlayer, Singapore: 1.33MB/s 
Download speed from Softlayer, Seattle, WA: 2.00MB/s 
Download speed from Softlayer, San Jose, CA: 2.14MB/s 
Download speed from Softlayer, Washington, DC: 1.19MB/s 
I/O speed :  20.0 MB/s

Seperti yang anda lihat besar bandwidthnya bisa dibilang pas-pasan atau dibawah harapan, jangankan ke Singapura tapi ke sesama negara bagian lain di Amerika Serikat juga kurang lebih sama. Oh ya, uptime servernya rendah karena sekarang lebih sering saya gunakan untuk eksperimen dan saat ini sedang terpasang CentOS 6.5 x86.

Selanjutnya adalah hasil benchmark dari UnixBench:


   #    #  #    #  #  #    #          #####   ######  #    #   ####   #    #
   #    #  ##   #  #   #  #           #    #  #       ##   #  #    #  #    #
   #    #  # #  #  #    ##            #####   #####   # #  #  #       ######
   #    #  #  # #  #    ##            #    #  #       #  # #  #       #    #
   #    #  #   ##  #   #  #           #    #  #       #   ##  #    #  #    #
    ####   #    #  #  #    #          #####   ######  #    #   ####   #    #

   Version 5.1.3                      Based on the Byte Magazine Unix Benchmark

   Multi-CPU version                  Version 5 revisions by Ian Smith,
                                      Sunnyvale, CA, USA
   January 13, 2011                   johantheghost at yahoo period com


1 x Dhrystone 2 using register variables  1 2 3 4 5 6 7 8 9 10

1 x Double-Precision Whetstone  1 2 3 4 5 6 7 8 9 10

1 x Execl Throughput  1 2 3

1 x File Copy 1024 bufsize 2000 maxblocks  1 2 3

1 x File Copy 256 bufsize 500 maxblocks  1 2 3

1 x File Copy 4096 bufsize 8000 maxblocks  1 2 3

1 x Pipe Throughput  1 2 3 4 5 6 7 8 9 10

1 x Pipe-based Context Switching  1 2 3 4 5 6 7 8 9 10

1 x Process Creation  1 2 3

1 x System Call Overhead  1 2 3 4 5 6 7 8 9 10

1 x Shell Scripts (1 concurrent)  1 2 3

1 x Shell Scripts (8 concurrent)  1 2 3

========================================================================
   BYTE UNIX Benchmarks (Version 5.1.3)

   System: ceria: GNU/Linux
   OS: GNU/Linux -- 2.6.32-431.el6.i686 -- #1 SMP Fri Nov 22 00:26:36 UTC 2013
   Machine: i686 (i386)
   Language: en_US.utf8 (charmap="UTF-8", collate="UTF-8")
   CPU 0: Intel(R) Xeon(R) CPU E5520 @ 2.27GHz (4533.5 bogomips)
          x86-64, MMX, Physical Address Ext, SYSENTER/SYSEXIT, SYSCALL/SYSRET, Intel virtualization
   23:29:05 up 3 days, 29 min,  1 user,  load average: 0.67, 0.21, 0.14; runlevel 3

------------------------------------------------------------------------
Benchmark Run: Sun Oct 18 2015 23:29:05 - 23:57:26
1 CPU in system; running 1 parallel copy of tests

Dhrystone 2 using register variables        1057398.5 lps   (10.1 s, 7 samples)
Double-Precision Whetstone                      200.1 MWIPS (9.9 s, 7 samples)
Execl Throughput                                234.2 lps   (29.7 s, 2 samples)
File Copy 1024 bufsize 2000 maxblocks         36645.8 KBps  (30.0 s, 2 samples)
File Copy 256 bufsize 500 maxblocks            9973.4 KBps  (30.1 s, 2 samples)
File Copy 4096 bufsize 8000 maxblocks         86490.4 KBps  (30.0 s, 2 samples)
Pipe Throughput                               86801.1 lps   (10.1 s, 7 samples)
Pipe-based Context Switching                  15598.9 lps   (10.1 s, 7 samples)
Process Creation                                664.0 lps   (30.1 s, 2 samples)
Shell Scripts (1 concurrent)                    226.4 lpm   (60.1 s, 2 samples)
Shell Scripts (8 concurrent)                     29.8 lpm   (60.4 s, 2 samples)
System Call Overhead                         115810.6 lps   (10.1 s, 7 samples)

System Benchmarks Index Values               BASELINE       RESULT    INDEX
Dhrystone 2 using register variables         116700.0    1057398.5     90.6
Double-Precision Whetstone                       55.0        200.1     36.4
Execl Throughput                                 43.0        234.2     54.5
File Copy 1024 bufsize 2000 maxblocks          3960.0      36645.8     92.5
File Copy 256 bufsize 500 maxblocks            1655.0       9973.4     60.3
File Copy 4096 bufsize 8000 maxblocks          5800.0      86490.4    149.1
Pipe Throughput                               12440.0      86801.1     69.8
Pipe-based Context Switching                   4000.0      15598.9     39.0
Process Creation                                126.0        664.0     52.7
Shell Scripts (1 concurrent)                     42.4        226.4     53.4
Shell Scripts (8 concurrent)                      6.0         29.8     49.6
System Call Overhead                          15000.0     115810.6     77.2
                                                                   ========
System Benchmarks Index Score                                          63.6

Skornya sungguh mengenaskan. 🙁 Lebih rendah dari NAT VPS saya di MegaVZ yang lebih murah harganya. Awalnya saya sudah merasakan betapa lambatnya proses update CentOS, tampak kewalahan di CPUnya dan saat proses instalasi OpenLiteSpeed dulu pun juga terasa. Tapi saya abaikan karena spesifikasinya cukup berbeda dengan VPS – VPS saya lainnya, jadi dianggap normal lah.

Tapi setelah situsnya hidup beberapa hari… atau minggu ya, lupa spesifiknya. Kadang saat saya mengakses administrasi WordPress dan membuka beberapa halaman sekaligus langsung hang. Harus dibiarkan beberapa menit baru normal kembali dan mengaksesnya satu – satu jangan bersamaan. Hal ini bisa ditoleransi dari websitenya karena saya sudah memasang plugin cache WordPress, tapi untuk bagian yang tidak tercache seperti wp-admin ya… nangis rasanya. Karena itulah saya putuskan berpindah ke VPS saya yang menganggur lainnya dan sampai sekarang lancar jaya.

Catatan saja ini review NexHost berdasarkan spesifikasi VPS paling kecilnya dan edisi terbatas (Egg), jadi mungkin tidak bisa dibandingkan dengan layanan VPS standarnya. Walau memang saat ini saya tidak memfungsikannya seperti tujuan awal tapi tidak percuma juga belinya karena saya pakai buat belajar setting server. Setelah ini mau saya coba pasang VPN sih. Setidaknya tidak pernah down setahu saya.

Hampir saya lupa menjelaskan apa keunggulan NexHost: harga dan pelayanan supportnya. Selain tidak menjebol kantong juga kita bisa tanya – tanya ke supportnya, cukup responsif dan ramah. Dan bisa negosiasi dibuatkan custom plan dengan spesifikasi tertentu, dan tetap saja miring harganya. Hehe. 😀